Seret file PDF dan alat ini otomatis mengecilkannya ke bawah 100 KB. Mencoba kualitas tinggi dulu, lalu turun bertahap — dan berhenti di level terbaik yang muat dalam batas. Cocok untuk unggahan SSCASN, PPDB, BKN, dan formulir pemerintah lain yang membatasi ukuran PDF dengan ketat. Semua berjalan di browser — file tidak pernah dikirim ke server mana pun.
Kebanyakan kompresor online hanya memberi slider kualitas. Kami menguji enam level berbeda dan menampilkan hasil terbaik yang muat di batas.
Kompresor memuat PDF Anda, me-render ulang tiap halaman sebagai gambar, lalu meng-encode-nya sebagai JPEG pada kualitas yang dipilih. Semakin kecil skala render dan semakin rendah kualitas JPEG, semakin kecil ukuran akhir. Alat ini mulai dari level tertinggi (skala 2.0, kualitas 0.8) dan turun hanya kalau file belum muat 100 KB. Jadi PDF 2 MB yang sebenarnya muat di 100 KB dengan kualitas rendah tidak akan dipotong lebih agresif dari yang dibutuhkan.
Untuk PDF mayoritas teks — KTP scan, ijazah, surat keterangan, formulir — level sedang atau rendah (skala 0.75-1.0, kualitas 0.3-0.5) biasanya cukup untuk muat di 100 KB dengan teks yang tetap terbaca jelas. PDF dengan foto resolusi tinggi butuh level paling agresif, tapi masih cukup terbaca untuk petugas administrasi.
PDF dimuat ke memori JavaScript dan diproses dengan pdf.js dan pdf-lib. Tidak ada server yang menerima file Anda. Cek tab Network — nol upload.
Kami tidak pernah menambahkan cap apa pun ke PDF Anda atau mengunci unduhan di balik email. Hasilnya bersih, siap diunggah ke SSCASN.
Mencoba kualitas tinggi ke rendah, berhenti di level pertama yang muat 100 KB. Anda tidak mendapat file yang di-over-compress tanpa alasan.
Kalau tidak ada level yang muat (misal PDF 50 halaman dengan foto), alat ini menampilkan versi terkecil yang berhasil — tanpa memotong halaman diam-diam.
Ekspektasi ukuran akhir untuk tiap level. File Anda mungkin sedikit berbeda.
| Tinggi (level 0) | 2.0 × 0.8 — ~900 KB. Visual identik dengan asli. Belum muat di 100 KB. |
|---|---|
| Sedang (level 1) | 1.5 × 0.6 — ~500 KB. Tajam di layar. Belum muat. |
| Rendah (level 2) | 1.0 × 0.4 — ~200 KB. Terbaca, ada penghalusan ringan di foto. Belum muat. |
| Sangat rendah (level 3) | 0.75 × 0.3 — ~120 KB. Teks terbaca, artefak jelas di foto. Dekat dengan target. |
| Ekstrem (level 4) | 0.5 × 0.25 — ~70 KB. Teks masih terbaca, foto sangat terkompres. Muat di 100 KB. |
Portal rekrutmen CPNS BKN biasanya minta KTP, ijazah, dan transkrip dalam PDF maksimal 100 KB atau 200 KB per dokumen. Unggahan di atas batas langsung ditolak — harus dikompres dulu.
PPDB SMA/SMK di banyak provinsi (Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur) membatasi scan akta, KK, dan rapor ke 100 KB. Ukuran file adalah penyebab #1 pendaftaran gagal.
Pendaftaran BPJS Kesehatan mandiri dan layanan Dukcapil online sering membatasi unggah KTP scan ke 100-200 KB. Server lama tidak bisa menampung file lebih besar.
Pembukaan rekening online di BRI, BCA, dan bank digital sering membatasi KTP scan ke 100-500 KB. 100 KB aman untuk semua bank.
Seret PDF — alat terbuka dengan target 100 KB yang sudah dikonfigurasi.
Kompres ke 100 KB
100% privat — file tidak keluar dari browser.
Portal rekrutmen dan pendaftaran sekolah di Indonesia — SSCASN (CPNS), PPDB (penerimaan peserta didik baru), SIMDIK, dan portal BKN — membatasi ukuran file agar server bisa menampung ratusan ribu pendaftar sekaligus. Batas 100 KB per dokumen adalah standar ketat untuk KTP, ijazah, dan pas foto scan. File di atas 100 KB ditolak otomatis, sering tanpa pesan error yang jelas, jadi Anda harus mengompres sebelum unggah.
Ya, tapi dengan trade-off. Kompresi ke 100 KB menggunakan level agresif (skala rendah, kualitas JPEG rendah). Teks ketik tetap jelas terbaca, tapi dokumen scan seperti KTP atau ijazah akan kehilangan ketajaman di foto. Untuk sebagian besar portal Indonesia, ini tetap diterima karena OCR dilakukan oleh petugas, bukan otomatis. Kalau portal menolak karena "tidak jelas", coba preset 200 KB.
Alat ini tetap menampilkan versi terkecil yang berhasil dibuat, bahkan kalau di atas 100 KB. PDF dengan banyak halaman atau foto resolusi tinggi kadang tidak bisa turun ke 100 KB tanpa kehilangan informasi. Solusinya: (1) pisah PDF per halaman dulu, lalu kompres satu per satu; (2) konversi KTP/ijazah ke JPG dulu, lalu gabung jadi PDF — biasanya lebih kecil; (3) terima ukuran sedikit lebih besar karena beberapa portal memberi toleransi.
Tidak. Seluruh proses kompresi berjalan di browser Anda menggunakan pdf.js dan pdf-lib. File dimuat ke memori, di-render ulang per halaman, di-encode ulang sebagai JPEG, lalu disimpan kembali sebagai PDF baru — tanpa upload. Anda bisa cek tab Network di browser — tidak ada request keluar selama kompresi. Tutup tab, semua data hilang dari memori.
Tidak. Dari sudut pandang portal, PDF hasil kompresi adalah file PDF biasa yang sah. Tidak ada tanda atau watermark dari Vastiko. Yang penting adalah ukuran file di bawah 100 KB dan isinya masih terbaca. Banyak pelamar CPNS yang berhasil lolos tahap administrasi dengan file hasil kompresi browser — karena secara teknis tidak ada bedanya dengan PDF yang dihasilkan langsung dari scanner.